Hai afina #20

Matahari mulai membakar
Kulit terkena menjadi kasar
Jalan bersama tak terikat
Bodoh bila sedikit menyekat

Liar sembari lari
Datang lalu pergi
Bila ada waktu
Kenapa tidak bertemu

Apa aku pengganggu ?
Atau kamu malu ?
Disimpan lalu ditimbun
Melihat jendela ada embun

Ada cemburu yang menusuk
Mencoba mematahkan rusuk
Monyet itu tertawa
Sembari minum kelapa
Terlihat kamu ada
Namun tak membalas sebuah sapa

Komentar